18 Mahasiswa UNEJ Ikuti Diklatsar Lapang KSR PMI Ke-33 Di Kebun Durjo

18 Mahasiswa UNEJ Ikuti Diklatsar Lapang KSR PMI Ke-33 Di Kebun Durjo

PMI JEMBER – Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Jember (UNEJ) resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Lapang ke-33 pada Sabtu, 27 Desember 2025. Bertempat di kawasan PTPN 1 Regional 5 Kebun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, kegiatan ini menjadi kawah candradimuka bagi para calon relawan muda.

Sebanyak 18 anggota baru yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu turut serta dalam kegiatan ini. Peserta tersebut merupakan representasi mahasiswa dari  Fakultas Keperawatan (FKEP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Apel pembukaan dilaksanakan dengan khidmat di halaman Kantor Kebun Durjo dengan dikomandani Aulia Zuli Azzahra Bertindak sebagai pembina apel adalah Narto, pengurus PMI Kabupaten Jember yang hadir mewakili Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah.


Dalam amanatnya, Narto menekankan pentingnya penguasaan lapangan bagi seorang relawan. "Diklatsar Lapang selama tiga hari ke depan ini menjadi implementasi dari diklat ruang yang telah dilaksanakan sebelumnya. Di sini, anggota baru KSR PMI UNEJ digembleng secara praktis tentang kepalangmerahan agar siap terjun dalam misi kemanusiaan yang nyata," tegasnya.

Usai apel pembukaan, semangat para peserta langsung diuji. Mereka harus menempuh perjalanan dengan jalan kaki menyusuri medan berbatu sejauh 3 kilometer menuju lokasi pemusatan diklat lapangan di area Durjo. Tantangan fisik ini merupakan bagian awal dari pembentukan mental dan ketangguhan fisik peserta.

Ketua KSR PMI Unit UNEJ yang baru terpilih dalam Musyawarah Anggota, Gaesha Dinda, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan proses seleksi alam untuk membentuk karakter relawan yang tanggap dan beretika.

"Melalui diklat lapang ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota baru memiliki kompetensi dasar yang kuat, mulai dari pertolongan pertama hingga manajemen posko, sehingga kehadiran KSR PMI UNEJ bisa memberikan dampak nyata bagi kampus dan masyarakat Jember," pungkas Gaesa.

Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai simulasi penanganan bencana dan pengaplikasian materi medis praktis di alam terbuka. (*)