SEKILAS MENGENAL PMI KABUPATEN JEMBER

Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI tingkat kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Salah satunya PMI Kabupaten Jember yang beralamat di Jalan Jawa nomor 57 Sumbersari Jember. Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI tidak memihak golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. PMI dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk membantu mengurangi beban sesama.

Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II, tepatnya 12 Oktober 1873. Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indië (NERKAI) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang.

Proses pembentukan PMI dimulai 3 September 1945 saat itu Presiden Soekarno memerintahkan Dr. Boentaran (Menkes RI Kabinet I) agar membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. Tepat sebulan setelah kemerdekaan RI, 17 September 1945, PMI terbentuk. Peristiwa bersejarah tersebut hingga saat ini dikenal sebagai Hari PMI.


PERAN PMI SEBAGAI LEMBAGA KEMANUSIAAN

Peran PMI adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan, terutama tugas kepalangmerahan sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949. Yang telah diratifikasi oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Undang-Undang nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Sebagai perhimpunan nasional yang sah, PMI berdiri berdasarkan Undang-Undang nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan dikukuhkan kegiatannya sebagai satu-satunya organisasi perhimpunan nasional yang menyelenggarakan tugas kepalangmerahan berdasarkan 7 prinsip, sebagaimana ditegaskan dalam UU Nomor 1 tahun 2018 Bab II pasal 4 yaitu :

  1. Kemanusiaan;
  2. Kesamaan;
  3. Kenetralan;
  4. Kemandirian;
  5. Kesukarelaan;
  6. Kesatuan; dan
  7. Kesemestaan.

CERITA SINGKAT PMI KABUPATEN JEMBER

Sepotong cerita singkat tentang PMI Kabupaten Jember yang berdiri sejak tahun 1975 yaitu sejak Bupati Letkol. Inf Abdul Hadi (1968 - 1979) tercatat sebagai bapak Pembangunan Jember, karena yang banyak melakukan perubahan dan pembangunan di Kabupaten Jember, Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember tercatat 3 kali berpindah, pertama kali di jalan Dewi Sartika (saat ini menjadi Poli Gigi – Dinas Kesehatan Kabupaten Jember) dan memiliki staf/karyawan saat itu sebanyak 2 orang. Kemudian perpindahan kedua pada tahun 1978 Markas PMI Kabupaten Jember dipindah oleh Bupati Jember Abdul Hadi (1968 - 1979) di Jalan HOS Cokroaminoto yang saat ini menjadi GOR Argopuro dan masih tetap memiliki 2 orang pegawai.


Era Kepemimpinan Djunaidi Mahendra

Di era Djunaidi Mahendra sebagai Ketua PMI Kabupaten Jember  Pereode 1994 – 1998 (Sesuai dengan Surat Keputusan PMI Daerah Jawa Timur Nomor : 009/S.KP/CB/PD/Peng/MTS/1994 Tanggal 7 September 1994 sekaligus merangkap sebagai Sekwilda Jember pada era Bupati Winarno (1994-1999), Berdasarkan Surat Pernyataan Pelepasan Hak atas Tanah tanggal 7 Desember 1996 Nomor : 593/01/513/XII/1996 Djunaidi Mahendra atas nama PMI Kabupaten Jember memberikan uang ganti rugi untuk pelepasan hak atas tanah seluas 4295 m² yang terletak di Jalan Jawa nomor 57 Sumbersari Jember sebesar Rp. 4.295.000,- (Empat Juta Dua ratus Sembilan Puluh Lima Ribu) kepada bapak Padli kuasa ahli waris almarhum Mistarum Bin Pak Samsuti sebagai pemilik tanah petok C. nomor 1133 Persil No. 94 kelas S.II seluas 4295 m² berdasarkan gambar situasi Nomor. 5843/1996 tanggal 8 Oktober 1996. Selanjutnya dijadikan Kantor bersama antara Markas dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Jember, dan pada tanggal 2 November 1998 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember menerbitkan sertifikat Hak Guna Bangunan dengan nomor : 2395 tahun 1998.


Era Kepemimpinan dr. H.  Olong Fadjri Maulana, MARS

Dalam perkembangannya dr. H.  Olong Fadjri Maulana, MARS sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu PMI Kabupaten Jember sekaligus merangkap Kepala Dinas Kesehatan pada era Bupati dua Pereode MZA Djalal. Sesuai  Surat Keputusan PMI Daerah Jawa Timur Nomor : 027.KEP/II.06.34/PENG/MTS/2005 melanjutkan Ketua PMI sebelumnya bapak dr. H. Winarto Santoso, MS dikarenakan wafat, pengurus kembali mengambil kebijakan untuk melaksanakan renovasi gedung markas berdasarkan surat keputusan pengurus PMI Kabupaten Jember nomor 879/II.06.34/UM/V/2007 tanggal 2 Juli 2007 Tentang Renovasi Gedung Markas.

Seperti ibu dan anak. Itu hubungan yang sudah terjalin antara PMI dengan Pemerintah Daerah Jember. Sejak berdirinya, PMI Kabupaten Jember  tidak dapat terpisahkan dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Dua Institusi selalu bersinergi, saling membutuhkan, saling mendukung, saling melengkapi. Dalam segala aspek tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, mulai 2008 sampai 2018 sudah banyak hubungan sinergitas yang telah dibangun antara kedua lembaga ini.  Selain itu juga membangun kerjasama dengan berbagai stakeholder. Baik lembaga pemerintahan, lembaga swasta. Maupun organisasi sosial, politik atau organisasi kemasyarakatan.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 246 Tahun 1963 yang melengkapi Keppres No 25 Tahun 1950 menyatakan Tugas Pokok dan Kegiatan – Kegiatan Palang Merah Indonesia yang berazaskan Perikemanusiaan dan atas dasar sukarela dengan tidak membeda – bedakan bangsa, golongan dan faham politik.


Era Kepemimpinan H.E.A ZAENAL MARZUKI, SH,MH


Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Jember


Kemudian  pada Agustus H. EA Zaenal Marzuki SH MH terpilih menjadi ketua PMI Kabupaten Jember melalui Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) 4 Agustus 2017 di Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember, dengan disaksikan Bupati Jember (dr. Faida, MMR) dan Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur (Dr. Edi Purwinarto,M.Si), Tiga bulan berikutnya, Ketua PMI Kabupaten Jember Periode 2017-2022 H EA Zaenal Marzuki SH MH dan pengurus lainnya dilantik oleh Ketua PMI Jawa Timur (Jatim) H Imam Utomo (Radar Jember, 5/10/2017).

Berdasarkan SK Pengurus Daerah PMI Jawa Timur Nomor : 059/KEP/02.06.00/VIII/2017 tertanggal 29 Agustus 2017 tentang  Susunan Pengurus PMI Kabupaten Masa Bhakti  2017 – 2022 sebagai berikut  :

Pelindung               : Bupati Jember         

Ke t u a                    : H. E.A. Zaenal Marzuki, SH, MH.

Wakil Ketua  I         : Drs. H. Agus Rijanto

Wakil Ketua II         : Dhimas krisdianto Putra, S.Sos

Wakil Ketua III        : drg. Abdul Rochim, M.Kes, M.MR.

Sekretaris              : Sukaryo, SH

Wakil Sekretaris     : Drs. HM. Fadallah, M.Si.

Bendahara             : dr. Susilo Wardhani S, MM.

Anggota Bidang PB, Sukarelawan & Jejaring   :

  1. Andri Mardi S, SE, MM.
  2. Yoni Setiawan, SE.

Anggota Bidang Kesehatan & Transfusi Darah :

  1. drg. Arief Setiyoargo,SH, M.Kes, MMR.
  2. dr. Triwiranto

Unit Humas PMI Kabupaten Jember      :

  1. Dra. Rr. Pertiwi Sudjiati
  2. Narto, STP
  3. Ghufron Eviyan Efendi, S.HI

Unit Advokasi Hukum & Audit Internal  :

  1. Dr. Aries Harianto, SH, MH
  2. Nurtin Tarigan, SH, MH
  3. Gatot Iriyanto, SH, MH
  4. N. Ari Subagyo. AK


STRUKTUR PMI KECAMATAN SE-KABUPATEN JEMBER

PMI Kabupaten Jember memiliki 31 struktur PMI Kecamatan yang terdiri dari :

  1. Kec. Kaliwates
  2. Kec. Sumbersari
  3. Kec. Patrang
  4. Kec. Arjasa
  5. Kec. Pakusari
  6. Kec. Jelbuk
  7. Kec. Sukowono
  8. Kec. Kalisat
  9. Kec. Sumberjambe
  10. Kec. Ledokombo
  11. Kec. Mayang
  12. Kec. Silo
  13. Kec. Mumbulsari
  14. Kec. Temporejo
  15. Kec. Rambipuji
  16. Kec. Sukorambi
  17. Kec. Panti
  18. Kec. Jenggawah
  19. Kec. Ajung
  20. Kec. Tanggul
  21. Kec. Bangsalsari
  22. Kec. Semboro
  23. Kec. Sumberbaru
  24. Kec. Kencong
  25. Kec. Jombang
  26. Kec. Gumukmas
  27. Kec. Umbulsari
  28. Kec. Puger
  29. Kec. Balung
  30. Kec. Wuluhan
  31. Kec. Ambulu