Tak Mau Kalah, Guru SDN Rowotengah 4 Sumbang Puluhan Kantong Darah Untuk Kemanusiaan

Tak Mau Kalah, Guru SDN Rowotengah 4 Sumbang Puluhan Kantong Darah Untuk Kemanusiaan

PMI JEMBER – Semangat kemanusiaan ditunjukkan secara nyata oleh keluarga besar SDN Rowotengah 4, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Tidak hanya fokus pada pendidikan di kelas, para tenaga pendidik dan staf di sekolah ini membuktikan kepedulian mereka melalui aksi donor darah yang digelar secara antusias, Sabtu (31/1/2026). 

Aksi ini menjadi bukti bahwa sektor pendidikan juga memiliki peran besar dalam mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.

Dari target awal sebanyak 50 kantong, antusiasme peserta ternyata cukup tinggi. Berdasarkan data teknis di lapangan, tercatat sebanyak 52 peserta mendaftarkan diri untuk mendonorkan darahnya.

Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 41 kantong darah berhasil dikumpulkan. Sementara itu, 11 peserta lainnya dinyatakan gagal memenuhi syarat medis (tidak lolos screening) karena berbagai faktor kesehatan.

Moh. Hasim A. S., selaku penggerak di SDN Rowotengah 4, menyatakan kebanggannya atas kepedulian rekan-rekan sejawatnya. "Ini adalah bentuk pengabdian kami di luar jam mengajar. Kami ingin menunjukkan bahwa guru juga bisa berkontribusi langsung bagi nyawa sesama melalui donor darah," ujarnya.

Meskipun ada 11 peserta yang belum berhasil mendonorkan darahnya, hal ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik. Peserta yang belum lolos screening antara lain karena masalah tekanan darah, sebanyak 3 orang Tensi Tinggi dan 1 orang Tensi Rendah. Masalah Kadar Hemoglobin (HB) sebanyak 4 orang HB Rendah dan 1 orang HB Tinggi. Kemudian  Faktor Lain yaitu 1 orang sedang Menstruasi dan 1 orang Kurang Istirahat.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi kepada SDN Rowotengah 4 atas inisiatif luar biasa ini. Beliau menekankan bahwa partisipasi aktif dari lingkungan sekolah sangat membantu menjaga stabilitas stok darah nasional.

"Kami sangat mengapresiasi SDN Rowotengah 4. Meskipun ada beberapa yang gagal karena faktor kesehatan, semangat 52 pendaftar itu sudah luar biasa.apalagi,  41 kantong darah yang terkumpul sangat berarti untuk membantu pasien yang membutuhkan di rumah sakit," ungkap Zainollah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan memotivasi sekolah-sekolah lain di wilayah Sumberbaru dan sekitarnya untuk turut serta dalam gerakan kemanusiaan serupa. (*)