PMI JEMBER – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember memastikan ketersediaan stok darah dalam kondisi aman guna mencukupi kebutuhan medis masyarakat selama masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan data terbaru hingga akhir Ramadan, tepatnya pada tanggal 20 Maret 2026, jumlah kantong darah yang tersimpan di ruang penyimpanan UDD PMI Jember mencapai angka signifikan, yakni 1.511 kantong.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menegaskan bahwa angka tersebut sangat memadai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama lebaran. Pasalnya, jumlah stok saat ini jauh melampaui target cadangan harian yang biasanya dipatok di angka 780 kantong.
"Alhamdulillah, per 20 Maret 2026 ini, stok kami di UDD tembus 1.511 kantong. Dengan jumlah ini, kami bisa memastikan kepada masyarakat bahwa kebutuhan darah selama libur Idul Fitri 1447 H akan terpenuhi dengan aman," ujar Zainollah saat dikonfirmasi.

Capaian stok darah yang melimpah ini tidak lepas dari strategi inovatif dan kreatif yang diterapkan PMI Kabupaten Jember dalam menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri. Sebagaimana diketahui, pada bulan puasa biasanya partisipasi pendonor cenderung menurun.
Untuk menyiasati hal tersebut, Zainollah menjelaskan bahwa UDD PMI Jember telah melakukan langkah proaktif dengan lebih aktif menambah stok sesaat sebelum memasuki bulan Ramadan.
Selain itu, selama bulan Ramadan, PMI Jember menggelar program khusus untuk menarik minat masyarakat. Setiap pendonor yang dinyatakan lolos skrining dan berhasil mendonorkan darahnya mendapatkan suvenir cantik, di antaranya berupa tumbler atau gelas eksklusif.

Antusiasme masyarakat juga didorong oleh inisiatif panitia lokal di beberapa titik lokasi donor darah. Zainollah mencontohkan kegiatan di Kampung Donor, Desa Karang Duren, Kecamatan Balung. Di lokasi tersebut, panitia setempat memberikan tambahan suvenir berupa perabot dapur bagi warga yang mendonorkan darahnya.
Sinergi antara manajemen UDD PMI yang proaktif, program pendukung yang menarik, serta tingginya kepedulian sosial masyarakat Jember menjadi kunci utama terjaganya ketahanan stok darah di masa krusial seperti Idul Fitri.
PMI Jember pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berobat jika membutuhkan penanganan medis yang memerlukan transfusi darah, karena stok dipastikan tersedia dan siap distribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. (*)
