PMI JEMBER | Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Silo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat stok darah di Kabupaten Jember. Setelah sukses menggerakkan warga di beberapa titik, kini PMI Silo merencanakan perluasan wilayah dengan mengaktifkan Desa Sidomulyo sebagai Kampung Donor berikutnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PMI Kecamatan Silo yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Silo, Purnomo Setyabudi, di sela-sela kegiatan Donor Darah Ramadan yang berlangsung di Masjid Mukhlisin, dekat Pasar Silo, Minggu (9/3/2026) malam. Titik Donor yang Sudah Berjalan Saat ini, kegiatan donor darah di Kecamatan Silo telah berjalan aktif di dua lokasi utama di Balai Desa Sempolan yang digagas oleh warga Simpang Tiga Sempolan.

Kedua di Masjid Mukhlisin yang memiliki lokasi strategis di dekat Pasar Silo yang rutin menyelenggarakan donor darah. "Kami akan berupaya keras untuk menyosialisasikan kepada masyarakat Silo agar lebih rutin mendonorkan darah," tegas Purnomo. Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, setiap desa akan diminta mengirimkan perwakilan, minimal dari jajaran perangkat desa, untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam berdonor.
Dalam kegiatan di Masjid Mukhlisin semalam, petugas
berhasil mengumpulkan 13 kantong darah. Jumlah ini sebenarnya bisa lebih
banyak, namun pihak Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember untuk sementara
membatasi penerimaan pendonor dengan golongan darah A dan AB. Pembatasan ini
dilakukan karena stok untuk kedua golongan tersebut di markas pusat PMI Jember
masih mencukupi.

Hal ini sempat menimbulkan momen unik sekaligus mengharukan ketika salah satu tokoh masyarakat dilarang mendonor. "Pak Kasun (Kepala Dusun) di sini golongannya A, jadi tidak bisa donor karena memang belum boleh (oleh petugas). Beliau sebagai salah satu penggerak sempat merasa agak kecewa karena semangatnya tinggi tapi belum bisa menyumbangkan darahnya kali ini," imbuh Purnomo.
Upaya masif di tingkat kecamatan ini mendapat respons
positif dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Ia mengapresiasi langkah
Kecamatan Silo yang proaktif menjemput bola hingga ke tingkat desa, terlebih di
tengah tantangan menjaga stok darah selama bulan suci Ramadan. Dengan rencana
aktifnya Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo diproyeksikan menjadi salah satu kontributor
darah terbesar di wilayah Jember Timur melalui skema Kampung Donor yang
berkelanjutan. (*)
