PMI JEMBER — Aksi kemanusiaan yang masif dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Jelbuk. Di bawah komando kepengurusan yang aktif bergerak, PMI Kecamatan Jelbuk sukses menggerakkan puluhan relawan pendonor darah di wilayahnya.
Kegiatan donor darah yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Jelbuk pada Jumat, 16 Oktober 2026 ini berhasil menghimpun sebanyak 26 kantong darah. Angka ini mendekati target awal yang dicanangkan, yakni 30 kantong darah, sekaligus membuktikan tingginya antusiasme serta kesadaran sosial masyarakat setempat.
Dari total 40 orang yang hadir mendaftarkan diri, sebanyak 14 calon pendonor terpaksa harus ditunda atau dibatalkan niat mulianya karena belum memenuhi syarat kesehatan. Berdasarkan data panitia, berikut rincian indikator penolakan antara lain Kadar Hemoglobin (HB) Rendah (< 12,5 gr/dl) 2 orang.
Riwayat medis dan kondisi fisik lainnya (total 9 orang) yang HB Tinggi (> 17) 3 orang. Tensi tinggi 5 orang, tensi rendah 1 orang. Alasan lain (total 3 orang) berupa batuk, pilek (Bapil) 1 orang. Kurang tidur / istirahat 1 orang. Pulang (berhalangan) 1 orang.

Keberhasilan mobilisasi massa pada kegiatan ini tidak lepas dari strategi komunikasi yang efektif. Berdasarkan data kehadiran, informasi dari mulut ke mulut (info dari teman) serta pesan siaran WhatsApp (WA Broadcast dari UDD) menjadi motor penggerak utama kehadiran para pendonor dengan rincian yaitu WAB (WA Broadcast / WA dari UDD) 20 orang, info dari teman (i) 20 orang.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus PMI Kecamatan Jelbuk. Menurutnya, konsistensi dalam menggerakkan relawan akar rumput merupakan kunci utama dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kecamatan Jelbuk, …., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat, relawan, serta berbagai pihak yang telah ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan ini."Meskipun ada beberapa pendonor yang terpaksa ditolak karena alasan kesehatan seperti tensi dan HB yang belum stabil, semangat warga Jelbuk patut diacungi jempol. Ini adalah bukti nyata solidaritas sosial yang terus hidup di tengah masyarakat kita," ujar Ketua PMI Kecamatan Jelbuk.
Melalui aksi nyata ini, PMI Kecamatan Jelbuk berharap stok darah di Kabupaten Jember tetap aman dan dapat membantu sesama yang membutuhkan pertolongan medis segera.
