NU Ranting Rambipuji Jaga Tradisi Donor Darah, Kali Ini Sumbang 67 Kantong Untuk PMI Jember

NU Ranting Rambipuji Jaga Tradisi Donor Darah, Kali Ini Sumbang 67 Kantong Untuk PMI Jember

PMI JEMBER – Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Rambipuji kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Jember. Melalui kegiatan donor darah pada Sabtu (10/10/2026), NU Ranting Rambipuji berhasil mengumpulkan 67 kantong darah untuk disalurkan melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.

Capaian tersebut menjadi bagian dari tradisi kepedulian sosial NU Ranting Rambipuji yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah, Kepala UDD PMI Kabupaten Jember dr.Agus Burhan Syah memantau langsung kegiatan donor darah.

Ketua NU Ranting Rambipuji, Haji Haryono, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan warga dan dukungan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan donor darah sebagai bentuk nyata pengabdian kepada sesama.


Bagi NU Ranting Rambipuji, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga wujud kepedulian kemanusiaan. Setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena kecelakaan, tindakan operasi, maupun kondisi medis lainnya.

Berdasarkan data kegiatan, dari target sebanyak 200 kantong darah, berhasil dihimpun 67 kantong. Sementara itu, sebanyak 22 calon pendonor belum dapat mendonorkan darahnya karena sejumlah alasan kesehatan.

Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. M. Agus Burhan Syah, memiliki peran penting dalam pelayanan donor darah dan pengelolaan ketersediaan darah bagi masyarakat. Proses seleksi calon pendonor dilakukan untuk memastikan bahwa darah yang dikumpulkan memenuhi persyaratan kesehatan dan aman digunakan bagi penerima.

Dari catatan pemeriksaan, sebanyak 16 calon pendonor tidak dapat melanjutkan donor karena kadar hemoglobin (HB) rendah, yakni di bawah 12,5 gram per desiliter. Selain itu, empat orang mengalami tekanan darah tinggi, satu orang memiliki tekanan darah rendah, dan satu orang memiliki kadar HB tinggi.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dari prosedur donor darah. Calon pendonor yang belum memenuhi persyaratan kesehatan perlu menunda donor demi keselamatan dirinya maupun calon penerima darah.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, terus mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah. Partisipasi organisasi keagamaan, komunitas, lembaga pendidikan, instansi, dan masyarakat umum menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga ketersediaan stok darah.

Data kegiatan juga menunjukkan bahwa informasi dari teman menjadi sumber utama kehadiran calon pendonor. Tercatat sebanyak 89 calon pendonor memperoleh informasi kegiatan melalui teman. Hal ini memperlihatkan pentingnya komunikasi dari mulut ke mulut dalam mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.


Meski belum mencapai target 200 kantong, perolehan 67 kantong darah tetap menjadi kontribusi nyata NU Ranting Rambipuji bagi pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Jember.

Konsistensi kegiatan donor darah diharapkan terus terjaga. Semakin banyak masyarakat yang tergerak menjadi pendonor sukarela, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan.

Tradisi berbagi melalui donor darah ini sekaligus menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi kehidupan orang lain. (*)