PMI JEMBER – Semangat kemanusiaan terpancar di koridor RSU PTPN X Jember Klinik, Jalan Bedadung. Keluarga pasien serta jajaran karyawan rumah sakit tampak memadati gerai donor darah dalam aksi Donor Darah yang bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, Rabu, 4 Februari 2026.
Aksi ini mencatat lonjakan partisipan yang luar biasa. Dari target awal sebanyak 50 kantong, jumlah warga yang mendaftarkan diri membludak hingga 69 orang.
Berdasarkan data yang dihimpun melalui narahubung kegiatan, Lusiana, berikut adalah rincian teknis hasilnya: pendaftar sebanyak 69 orang, berhasil donor sebanyak 45 kantong dan yang batal sebanyak 23 orang.Ditambah yang gagal tap sebanyak 2 orang.

Meskipun terdapat 23 calon pendonor yang batal karena alasan kesehatan (seperti tensi atau Hb yang tidak memenuhi syarat), antusiasme ini tetap mendapat pujian dari pihak PMI. Ketua PMI Kab Jember Zainollah bersama sejumlah pengurus monitoring langsung aksi kemanusiaan yang dipusatkan di RSU Jember Klinik ini.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan bahwa keterlibatan instansi kesehatan seperti RSU Jember Klinik sangat vital untuk menjaga stabilitas stok darah daerah. "Kesadaran keluarga pasien dan karyawan di sini sangat membanggakan. Ini membuktikan bahwa rumah sakit bukan hanya tempat pengobatan, tapi juga pusat gerakan kemanusiaan," ujar Zainollah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Ahmad Zain Wahyudi, menjelaskan bahwa setiap tetes darah yang terkumpul sangat berarti untuk menolong pasien di berbagai fasilitas kesehatan di Jember.
"Kami sangat mengapresiasi koordinasi dari pihak RSU Jember Klinik. Pendaftar yang mencapai 69 orang ini menunjukkan edukasi tentang pentingnya donor darah sudah berjalan dengan baik di lingkungan rumah sakit," tambah dr. Zain.
Kegiatan rutin seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memastikan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan dapat terpenuhi secara cepat dan tepat. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mengadakan kegiatan serupa, dapat menghubungi pihak terkait untuk koordinasi lebih lanjut. (*)
