Jember,
Untuk membantu pemerintah dalam hal tanggap bencana, Palang Merah Remaja (PMR)
dan Pramuka Jum’at Siang menggelar kolaborasi bhakti sosial kemerdekaan di Desa
Kemiri, Kecamatan Panti yang beberapa tahun lalu masyarakat di lereng
pegunungan Hyang Aropuro tersebut menjadi korban banjir bandang maupun tanah
longsor.
Keterlibatan
PMR dan Pramuka tersebut untuk mewujudkan kepedulian pada masyarakat sekitar
khususnya pada penanganan bencana dengan cara memberikan edukasi tentang
pentingnya menjaga keseimbangan alam tanpa merusaknya. Bhakti sosial
kemerdekaan kolaborasi PMR dan Pramuka ini merupakan rangkaian HUT PMI ke 77
dan hari pramuka ke 61.
Kegiatan
kolabroasi di tanah lapang dusun tenggiling juga dilakukan pemberian 150 paket
sembako serta 250 bibit tanaman pada masyarakat sekitar. “kegiatan kemanusiaan
ini merupakan bentuk kepedulian adik adik PMR dan Pramuka dengan memberikan
paket sembako pada masyarakat korban bencana sebelumnya baik itu banjir maupun
tanah longsor,” kata E.A Zaenal Marzuki, SH , Ketua PMI Jember Jum’at
(05/08/22)
Kolaborasi
PMR dan Pramuka disambut baik oleh BPBD Jember, hal tersebut bisa memperkuat
setiap desa dimana saat ini BPBD merintis terbentuknya destana dan baik PMR
maupun Pramuka bergabung didalamnya menjadi kader kebencanaan.
“BPBD
Jember kini merintis destana, adik adik ini bisa masuk dalam destana karena
menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kebencanaan pada masyarakat
sekitar dan nantinya juga bisa membantu dalam proses penanganan bencana,” ujar
Sigit Akbari, Kepala BPBD Jember yang hadir dalam acara tersebut.
Dan
dimusim kemarau saat ini, diharapkan semua masyarakat tetap waspada dan berhati
hati khususnya saat membakar rumput agar tidak menimbulkan kebakaran terlebih
di kawasan hutan yang memicu terjadinya kebakaran hutan.
