PMI JEMBER — Semangat kepedulian sosial di wilayah Jember bagian timur kembali menunjukkan tajinya. Kecamatan Kalisat membuktikan diri tetap konsisten sebagai salah satu lumbung pendonor darah paling aktif melalui aksi kemanusiaan yang sukses digelar di Kecamatan Kalisat pada Selasa, 22 September 2026.
Dalam kegiatan jemput bola yang berkolaborasi dengan UDD PMI Kabupaten Jember ini, terkumpul sebanyak 47 kantong darah segar untuk memperkuat ketersediaan stok darah di daerah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah, para siswa, dan masyarakat Kalisat yang senantiasa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga tradisi kemanusiaan ini. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada ketua PMI Kecamatan Kalisat, Camat Kalisat dan warga Kalisat yang bersedia aktif untuk donor darah,” kata Zainollah.

Berdasarkan laporan resmi dari lokasi kegiatan, berikut rincian pencapaian aksi donor darah di Kantor Kecamatan Kalisat, target awal sebanyak 80 kolf. Namun, darah yang terkumpul sebanyak 47 kolf. Yang batal/tertunda 22 orang.
Dari total pendaftar yang hadir, terdapat 22 calon pendonor yang belum dapat melanjutkan proses pengambilan darah karena tidak lolos tahapan pemeriksaan kesehatan awal. Faktor kondisi fisik dan medis menjadi penyebab utama penundaan dengan rincian , kadar hemoglobin (HB) rendah (< 12,5 gr/dl) 13 orang.
Kadar hemoglobin (HB) tinggi (> 17): 2 orang, Tekanan darah (TD) tinggi 1 orang. Konsumsi obat-obatan 3 orang. Sedangkan riwayat pasca operasi sebanyak 1 orang.
Konsistensi Kecamatan Kalisat ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi institusi pendidikan serta wilayah lainnya untuk terus menggalakkan budaya donor darah secara rutin demi menyelamatkan sesama. (*)
