PMI JEMBER – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan karyawan dan keluarga pasien Rumah Sakit (RS) Siloam Jember melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Jumat (9/10/2026). Dari target 50 kantong darah, kegiatan tersebut berhasil menghimpun 48 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi partisipasi para pendonor yang telah meluangkan waktu untuk berbagi dan membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Menurutnya, kegiatan donor darah di lingkungan rumah sakit menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial. Keterlibatan karyawan maupun keluarga pasien menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh dari lingkungan pelayanan kesehatan.

“Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Kami mengapresiasi kepedulian para pendonor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” demikian pesan kemanusiaan yang disampaikan melalui kegiatan donor darah tersebut.
Berdasarkan data kegiatan donor darah RS Siloam Jember, dari target sebanyak 50 kantong darah, tercatat 48 kantong berhasil dikumpulkan. Sementara itu, 12 calon pendonor batal mendonorkan darahnya, sedangkan tidak ada pendonor yang tercatat gagal dalam laporan kegiatan.
Calon pendonor yang belum dapat mendonorkan darahnya antara lain disebabkan kadar hemoglobin (Hb) rendah, konsumsi obat-obatan, kadar Hb tinggi, serta riwayat tato yang belum memenuhi persyaratan donor darah.
Rinciannya, sembilan calon pendonor memiliki kadar Hb rendah di bawah 12,5 gram per desiliter, satu orang sedang mengonsumsi obat, satu orang memiliki kadar Hb tinggi, dan satu orang memiliki riwayat tato.
Pemeriksaan kesehatan sebelum donor merupakan bagian penting untuk memastikan keamanan darah yang disumbangkan sekaligus menjaga keselamatan pendonor. Karena itu, calon pendonor yang belum memenuhi persyaratan disarankan mengikuti arahan petugas kesehatan dan dapat kembali mendonorkan darah setelah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Data kegiatan juga mencatat sebanyak 60 calon pendonor memperoleh informasi mengenai kegiatan donor darah melalui teman atau contact person (CP). Hal ini menunjukkan bahwa penyebaran informasi dari mulut ke mulut masih menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.
PMI Kabupaten Jember terus mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat, instansi, perusahaan, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung ketersediaan stok darah.
Kebutuhan darah dapat muncul sewaktu-waktu, baik untuk pasien yang menjalani operasi, korban kecelakaan, maupun penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi secara berkala.
Melalui kegiatan donor darah di RS Siloam Jember ini, diharapkan kesadaran berbagi melalui donor darah semakin meningkat. Partisipasi rutin masyarakat menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga ketersediaan darah dan membantu menyelamatkan nyawa sesama. (*)
