JRCS Jepang Turun Tangan, Perkuat Benteng Kesiapsiagaan Bencana SIBAT Puger Kulon

JRCS Jepang Turun Tangan, Perkuat Benteng Kesiapsiagaan Bencana SIBAT Puger Kulon

PMI JEMBER – Komitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) melalui program School Community Resilience (SCR). Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan penyerahan berbagai peralatan kesiapsiagaan dan tanggap darurat kepada SIBAT Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Bantuan yang diserahkan meliputi tenda, genset, chainsaw, helm keselamatan, sepatu boots, handy talky (HT), printer, laptop, peralatan dapur umum, hingga pengeras suara. Seluruh perlengkapan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas relawan SIBAT dalam melakukan mitigasi, kesiapsiagaan, serta penanganan awal saat terjadi bencana.


Perangkat Desa Puger Kulon, Sugiyanto, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari JRCS dan PMI Kabupaten Jember. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat untuk semakin siap menghadapi potensi bencana.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada tim Palang Merah Jepang. Harapan kami, dengan adanya bantuan ini masyarakat Desa Puger Kulon semakin siap apabila terjadi bencana. SIBAT juga diharapkan semakin aktif dan mampu jemput bola dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan bahwa relawan SIBAT merupakan garda terdepan dalam membangun ketangguhan masyarakat di tingkat desa. Ia mengapresiasi semangat para relawan yang secara sukarela siap membantu sesama.

"Kita harus bangga karena Anda semua adalah relawan yang selalu siap menolong sesama. Puger dipilih karena berada di kawasan pesisir yang memiliki potensi ancaman tsunami. Melalui dukungan JRCS, hari ini diserahkan berbagai peralatan kesiapsiagaan dan tanggap darurat yang akan memperkuat kapasitas SIBAT dalam menjalankan tugas kemanusiaan," katanya.


Sementara itu, perwakilan Japanese Red Cross Society (JRCS) dari Tokyo, Rio Fuji, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pemerintah desa dan para relawan SIBAT. Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai perkembangan aktivitas SIBAT di Desa Puger Kulon.

"Terima kasih banyak atas sambutannya, juga kepada teman-teman SIBAT. Hari ini JRCS hadir untuk melihat langsung aktivitas rekan-rekan SIBAT sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan di desa," ujar Rio Fuji. Rio Fuji juga memperkenalkan sejarah berdirinya JRCS. 


Melalui kolaborasi PMI Kabupaten Jember dan JRCS dalam Program SCR, diharapkan SIBAT Desa Puger Kulon semakin tangguh, mandiri, dan mampu menjadi ujung tombak kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya ancaman gempa bumi dan tsunami di wilayah pesisir selatan Jember. (*)