PMI JEMBER – Upaya pemenuhan stok kantong darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember terus dikebut. Setelah sukses dilaksanakan di Kebun Zeelandia dan Kebun Kalisanen Kotta Blater, kini giliran jajaran karyawan Kebun Silosanen, Kecamatan Silo, yang menunjukkan kepeduliannya melalui aksi donor darah pada Selasa (3/2).
Langkah jemput bola ini dilakukan sebagai strategi antisipasi penurunan jumlah pendonor aktif saat memasuki bulan suci Ramadhan mendatang.

Meskipun antusiasme karyawan cukup tinggi, proses seleksi medis tetap diberlakukan secara ketat untuk memastikan kualitas darah yang disumbangkan. Kegiatan donor darah ditargetkan sebanyak tetapi yg mendaftar hanya 27 Orang.dari jumlah itu yang berhasil Donor sebanyak 18 orang, sedangkan yang gagal seleksi sebanyak 9 Orang.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd menyampaikan bahwa tambahan dari Kebun Silosanen ini sangat berarti untuk menjaga stabilitas stok darah di UDD yang saat ini berada di kisaran 1.000 kantong.
"Kami berupaya menjaga stok agar tetap aman di angka seribu kantong sebagai persiapan menjelang Ramadhan. Biasanya, intensitas donor darah menurun drastis pada siang hari karena masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Zainollah.
Sebagai solusi, Zainollah menjelaskan bahwa selama bulan puasa nanti, kegiatan donor darah akan mengalami penyesuaian jadwal. Kegiatan yang biasanya dilakukan pagi atau siang hari akan dialihkan menjadi malam hari, tepatnya setelah pelaksanaan shalat tarawih.
Dukungan dari sektor perkebunan di Jember diharapkan dapat memicu instansi lain untuk melakukan hal serupa, sehingga kebutuhan medis masyarakat Jember tetap terpenuhi tanpa kendala selama bulan suci.(*)
