PMI JEMBER — Komitmen membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat terus ditunjukkan komunitas Harmony Pagi Universitas Jember (UNEJ). Secara konsisten, komunitas ini menggelar donor darah rutin setiap dua bulan dan menyumbangkan puluhan kantong darah kepada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Kegiatan donor darah yang kembali digelar pada Jumat, 2 Oktober 2026, berhasil mengumpulkan 31 kantong darah dari target 50 kantong. Sebanyak 10 calon pendonor batal dan dua orang gagal dalam proses pengambilan darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi konsistensi Harmony Pagi UNEJ yang terus menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin.
Menurut Zainollah, keberlanjutan kegiatan donor darah sangat penting karena kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan berlangsung setiap hari. Karena itu, dukungan komunitas, lembaga pendidikan, organisasi, maupun masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok darah.

“PMI Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih kepada Harmony Pagi UNEJ yang secara konsisten melaksanakan donor darah dua bulan sekali. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata karena darah yang disumbangkan sangat dibutuhkan oleh pasien,” ujar Zainollah.
Dalam kegiatan kali ini, sejumlah calon pendonor belum dapat mendonorkan darahnya karena berbagai alasan medis. Tercatat empat orang memiliki kadar hemoglobin (HB) rendah, satu orang memiliki HB tinggi, satu orang tekanan darah rendah, tiga orang memiliki riwayat bepergian, satu orang sedang menstruasi, serta dua orang mengalami kegagalan pengambilan darah.
Data tersebut menunjukkan bahwa proses skrining sebelum donor menjadi bagian penting untuk memastikan darah yang terkumpul aman serta kondisi pendonor tetap terjaga.
Dari sisi informasi kehadiran, sebagian besar pendonor mengetahui kegiatan melalui jejaring komunikasi personal. Sebanyak 14 pendonor mendapatkan informasi melalui WhatsApp Broadcast dari UDD PMI, sedangkan 29 pendonor memperoleh informasi dari teman, jaringan lainnya, atau contact person (CP).
Meski realisasi belum mencapai target 50 kantong, PMI menilai capaian 31 kantong tetap memberikan kontribusi berarti terhadap ketersediaan darah di UDD PMI Kabupaten Jember.
Zainollah berharap kegiatan donor darah rutin seperti yang dilakukan Harmony Pagi UNEJ dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya.
“Semakin banyak komunitas yang konsisten donor darah secara berkala, semakin kuat pula dukungan terhadap ketersediaan darah untuk masyarakat Jember,” katanya.
Bagi PMI, donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi membantu pasien yang membutuhkan transfusi, mulai dari pasien kecelakaan, operasi, ibu melahirkan, hingga pasien dengan kondisi medis tertentu. (*)
