Jember, Krisis air bersih melanda kawasan
padat penduduk tepatnya di lingkungan Tegal Rejo, Kelurahan Jember Lor,
kecamatan Patrang, kabupaten Jember sejak februari kemarin. Bantuan berupa air
bersih setiap hari diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama
Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember pada 250 Kepala Keluarga yang
membutuhkan air bersih setiap hari.
Selasa pagi (19/07/22) giliran PMI Jember
kembali melakukan distribusi air bersih pada warga terdampak, satu unit truk
tangki dengan kapasitas 5000 liter
dikerahkan ke lokasi untuk membantu meringankan warga memenuhi kebutuhan air
bersih setiap harinya. Bahkan dalam sehari, sebanyak dua kali distribusi dilakukan relawan dengan
total 10.000 liter air bersih yang diberikan pada warga terdampak.
Bantuan air bersih tersebut dilakukan
petugas baik dari BPBD maupun PMI dikarenakan sejak Februari kemarin banyak
sumur warga yang kering sehingga warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan minum
keluarganya.
Miati salah satu dari 250 Kepala Keluarga
yang terdampak, upaya mendapatkan air bersih dilakukannya setiap hari. Bantuan
air dari BPBD dan PMI dimasukkan pada sebuah galon bekas air mineral, sementara
untuk mandi dua kali sehari miati terpaksa pergi ke sungai yang aliran airnya
kecil.
“Sekitar enam bulan warga disini kesulitan
air bersih, rata rata sumur milik warga disini kering semua. Untuk minum saya
setiap hari menunggu bantuan, kalau tidak ada bantuan warga sini kebingungan
semua,” ujar Miati, saat ditemui disela sela menunggu antrian air bersih.
Berbagai upaya telah dilakukan miati dan
beberapa warga di lingkungan tersebut, salah satunya kembali mengeruk kedalaman
sumur dengan harapan bisa menemukan kembali sumber mata air baru yang nantinya
bisa dimanfaatkan oleh warga.
“Rata rata sumur milik warga di lingkungan
ini diperdalam, ada yang kedalaman 12 hingga 15 meter bahkan sumur punya saya
hari ini dikeruk hingga 16 meter, itupun sampai sekarang masih belum ada
airnya,” tambah Miati.
Hingga kini distribusi oleh Relawan Palang
Merah Indonesia telah dilakukan empat kali dengan total air bersih yang
diberikan pada warga sebanyak 40.000 liter. “disini ada 250 Kepala Keluarga
yang membutuhkan bantuan air bersih, dan kami dari PMI Jember hari ini
melakukan distribusi menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5000 liter.
Dalam sehari kita lakukan distribusi dua kali dengan total 10.000 liter air
bersih,” kata Ghufron Eviyan Efendi, Kepala Unit Humas PMI Jember.
Distribusi air bersih ini dilakukan dua
hari sekali secara bergantian baik oleh BPBD maupun PMI Jember. Bahkan PMI
Jember terus melakukan assessment pada warga terdampak, jika kebutuhan air bersih
warga di musim kemarau meningkat, proses distribusi akan dilakukan setiap
hari.
